Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi

 Perkembangan Teknologi Informasi


A. Pengertian Teknologi  Informasi

Teknologi Informasi adalah suatu studi perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan,  atau manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya pada aplikasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
Teknologi Informasi adalah istilah umum untuk setiap teknologi yang membantu orang untuk membuat, memodifikasi, menyimpan, berkomunikasi dan menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi berkecepatan tinggi dan komunikasi data, suara, dan video. Contoh Teknologi Informasi bukan hanya komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan perangkat genggam modern misalnya ponsel.

Manusia sebagai mahkluk sosial membutuhkan teknologi informasi salahsatunya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam berkomunikasi ada beberapa unsur yang mempengaruhi terjadinya komuniasi yaitu :
-  Pengirim Informasi
Pengirim informasi atau yang disebut juga sender atau konikator merupakan seseorang atau lebih yang melakukan kegiatan menyampaikan informasi yang ditujukan kepada seseorang atau lebih dengan memilih media atau sarana komunikasi dengan tepat dan menyampaikannya dengan jelas sehingga informasi yang disampaikan berhasil.
-  Penerima Informasi
Penerima informasi atau yang disebut juga receiver atau komunikan merupakan seseorang atau lebih yang menerima atau mendengar informasi yang disampaikan kepadanya. Penerima informasi harus mengetahui betul agar informasi yang disampaikan kepadanya benar dan sesuai dengan apa yang dimaksud oleh si pengirim informasi.
-  Sarana atau Media Komunikasi
Sarana atau media komunikasi merupakan alat atau bahan dalam menyampaikan informasi. Jenis alat ini bergantung kepada jenis informasi yang akan disampaikan. Bila informasi bersifat area maka penyebarannya dengan sandi suara, dan bila jaraknya jauh biasanya penyebarannya dengan visual misalnya dengan isyarat asap.

 

B. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi

Teknologi informasi lahir beriringan dengan kelahiran peradaban manusia. Manusia cenderung untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi agar dapat berkomunikasi dengan lebih cepat dan lebih baik.

A.  Masa Pra-Sejarah (…s/d 3000 SM)
Pada masa pra-sejarah informasi yang didapatkan ataupun informasi yang akan diberikan digambar pada dinding gua, bebatuan, tebing ataupun tanah yang memiliki kontur keras. Kemampuan mengidentifikasi benda ataupun hal-hal yang ada disekitar lingkungan pada masa pra-sejarah , tersebutlah yang akan mengkomunikasikan sebuah informasi.
Selanjutnya manusia pra-sejarah diketahui mulai membuat dan menggunakan alat yang menghasilkan bunyi untuk berkomunikasi. Selain berkomunikasi, alat-alat seperti gendang, terompet dari tanduk binatang, asap dan lain sebagainya juga digunakan sebagai penanda ketika bahaya datang.

B.  Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada Masa ini terbagi dalam 8 bagian, antara lain:

1.      Pada masa 3000 SM

Dimana pada saat itu dimulainya masa sejarah dan para manusia sedikit banyaknya sudah dapat mengeluarkan suara dan berbicara, informasi digunakan sebagai bagian dari ritual ataupun upacara tertentu. Manusia mulai mengenal simbol atau tulisan untuk berkomunikasi dan memberikan informasi. Menurut catatan, bangsa Sumeria merupakan penemu pertama dari simbol dan tulisan tersebut. Mereka membentuk simbol dan tulisan itu dari pictograf sebagai huruf dengan penambahan simbol seperti titik atau bentuk lainnya, sehingga berbeda bentuk maka berbeda pula maknanya.

2.      Tahun 2900 SM

Bangsa Mesir Kuno telah menemukan dan menggunakan huruf yang disebut Hierogliph untuk setiap ungkapan yang banyak terdapat pada batuan, bangunan hingga pada kulit-kulit kayu dan hewan. Bentuk tulisan dan bahasa hierogliph dari Mesir ini bahkan lebih maju dibandingkan tulisan yang dibuat oleh bangsa Sumeria 100 tahun sebelumnya.

3.      Pada tahun 500 SM

Jauh setelah bangsa Mesir menemukan hierogliph sebagai media penyebaran informasi,digunakan pula tanah liat untuk menulis. Cara penggunaannya adalah dengan menggesekkan atau menggoreskan lempengan tanah liat pada sebuah media atau alat yang terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil. Penggunaan serat pohon papyrus sebagai alat atau media untuk menuliskan informasi ini, karena serat pohon papyrus dianggap lebih kuat dan lentur serta tidak mudah rusak. Kini, serat pohon papyrus ini kita kenal dengan istilah kertas.

4.      Pada tahun 1455

Memasuki era manusia yang bisa dibilang hampir modern dilakukanlah upaya untuk menciptakan mesin cetak yang terbuat dari plat besi yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan huruf. Johann Gutenberg adalah orang yang pertama kali mengembangkan mesin cetak dengan plat besi ini, lalu Johann Gutenberg mengganti plat besi tersebut dengan bingkai yang terbuat dari kayu.

5.      Pada tahun 1830

Augusta Lady Byron berkerjasama dengan Charles Babbage membuat sebuah program tulisan pada komputer dengan menggunakan mesin analytical yang didesign untuk menerima data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran data. Mesin ini akhirnya dikenal sebagai komputer digital pertama meskipun penggunaannya masih menggunakan sistem mekanis dan menjadi awal mula terciptanya sebuah komputer digital pertama 94 tahun kemudian yang diberi nama ENIAC I.

6.      Pada Tahun 1837

Samuel Morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone mengembangkan telegraph yang menggunakan kode morse. Pengiriman informasi ini menggunakan kabel sebagai penghubung antar tempat yang berjauhan dengan waktu pengiriman dan penerimaan yang hampir sama. Akhirnya, apa yang ditemukan oleh Samuel Morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone tersebut memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan tanpa dibatasi jarak dan waktu.

7.      Pada tahun 1861

Ditemukanlah sebuah metode untuk menampilkan informasi yang berbentuk gambar. Agar gambar tersebut dapat bergerak, sebuah sistem program bekerja dengan cara memperoyeksikannya ke dalam sebuah layar. Penemuan ini merupakan awal mula ditemukannya teknologi film yang terus berkembang setiap tahunnya dan bahkan kemajuan dari teknologi film sekarang ini seolah membuat semua adegan film terlihat nyata.

8.      Pada tahun 1876

Melvyl Dewey mengembangkan penulisan Desimal, dan setahun berikutnya atau pada tahun 1877  Alexander Graham Bell mengembangkan telepon untuk digunakan secara umum. Edweard Maybridge pada tahun yang sama juga menemukan fotografi berkecepatan tinggi, hingga akhirnya pada tahun 1899 pertama kalinya digunakan sebuah sistem penyimpanan data yang berbentuk pita magnetis.

 

C. Masa Tahun 1900-an

Selain itu, pada masa 1900-an, teknologi informasi makin berkembang pesat, berikut ini perkembangan teknologi informasi pada tahun 1900an. Antara lain:
Tahun 1923 Zvorkyn menciptakan Televisi untuk pertama kalinya dengan bentuk tabung dan berukuran cukup besar, dengan pewarnaan yang masih hitam putih.
Tahun 1969 University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah berhasil mengembangkan sistem jaringan internet yang pertama dengan menghubungkan 4 titik dengan kekuatan 50Kbps.
Tahun 1972  Ray Tomlinson berhasil menciptakan sebuah program pengiriman surat elektronik yang dapat dikirim dan diterima dalam waktu yang hampir bersamaan yang kita kenal dengan nama e-mail.
Tahun 1981 National Science Foundation mengembangkan backbone dengan kapasitas 56 Kbps yang disebut CSNET.  CSNET dipakai untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Tahun 1992 dibentuklah komunitas internet pertama kali oleh CERN dan pada saat itu juga diperkenalkanlah istilah WWW (World Wide Web).
Tahun 1993 NSF membentuk InterNIC yang menyediakan jasa internet untuk keperluan direktori, penyimpanan data menggunakan database (AT&T), jasa registrasi (Network Solution Inc), dan jasa informasi (General Atomics/CERFnet).
Tahun 1994 internet berkembang dengan sangat cepat dan masuk kedalam setiap lapisan kehidupan manusia dan tidak terpisahkan lagi.
Tahun 1995 banyak perusahaan yang menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone, yang pada akhirnya digunakan sebagai bagian untuk mengembangkan teknologi internet, dan pengembangan penelitian lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan sistem dan alat yang lebih canggih lagi.

 

5. Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1991- Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. 1992 pembentukan komunitas Internet, dan diperkenalkannya istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan Internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database ( oleh AT&T ), Jasa Registrasi ( oleh Network Solution Inc,), dan jasa Informasi ( oleh General Atomics / CERFnet ),

1994 pertumbuhan Internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. 1995, Perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone, langkah ini memulai pengembangan Teknologi Informasi khususnya Internet dan penelitian – penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

 

C. Teknologi yang Mengubah Masyarakat

Peranan teknologi selalu bersama masyarakat, teknologi akan selalu baru dan berbeda dari yang sebelumnya sehingga masyarakat akan beradaptasi dengan teknologi tersebut, pada bagian ini kita akan mengetahui bagaimana pernanan teknologi mengubah cara hidup manusia seiring dengan perkembangan peradaban manusia.

1.      Masyarakat Pertanian

Dahulu sebagian besar pekerjaan ditemukan hanya di bidang petanian, sumber daya, pertambangan, penangkapan ikan, dan penebangan. Masyarakat pertanian lebih mapan daripada masyarakat lainnya. Itu adalah budaya Sumeria kuno yang terletak di Irak modern, yang mengembangkan media tulisan pada tahun 3100 SM. Metode penulisan Yunani-Romawi berkembang menjadi alfabet kita saat ini.
Pada peradaban awal, literasi hanya umum di kalangan pendeta dan kelas atas. Dalam beberapa budaya, tulisan sengaja dibatasi karena penguasa tidak ingin membuat masyarakat tidak tahu apa-apa tentang informasi dan menjauhi ide-ide baru. Karena sebagian besar penduduk masih buta huruf, maka kurir yang ahli dalam menghafal teks pesan yang panjang adalah harta komunikasi yang sangat berharga saat itu.

2.      Masyarakat Industri

Permulaan revolusi industri informasi bertanggal dengan penemuan mesin uap Thomas Newcomen pada tahun 1712, adalah yang penting dari industrialisme yang ditemukan dalam bidang komunikasi percetakan.
Johannes Gutenberg adalah orang pertama yang menggunakan jenis logam yang dapat dipindahkan  huruf individual alih-alih pelat halaman lengkap yang dapat digunakan lagi dalam kombinasi yang berbeda. Akhirnya, ribuan salinan identik dari karya cetak dapat dicetak dengan harga yang relatif murah. Salinan tercetak dari Alkitab dan karya keagamaan lainnya, termasuk salinan dalam bahasa asli berbagai budaya Eropa Barat, berperan penting dalam menyebarkan Reformasi Protestan abad ke-16, yang pada gilirannya memacu penyebaran keaksaraan lebih lanjut.
Produksi massal dan penyebaran keaksaraan ke kelas-kelas baru masyarakat membantu menciptakan permintaan akan lembaran berita cetak sporadis yang akhirnya berkembang menjadi surat kabar. Pada 1690 Benjamin Harris menerbitkan surat kabar pertama di Amerika, Publick Occurrences, Baik Asing maupun Domestick, meskipun pemerintah kolonial Inggris segera menutupnya karena dicetak tanpa izin mereka. Empat belas tahun kemudian, John Campbell mencetak surat kabar Amerika pertama yang layak, the Surat Berita Boston. Dalam arti tertentu, Revolusi Industri memperluas metode Gutenberg untuk pembuatan tidak hanya kertas koran, tetapi hampir semua jenis barang. Produksi industri (dan upah yang lebih tinggi) berpusat di kota-kota besar, memicu migrasi massal dari daerah pedesaan ke kota dan dari pekerjaan pertanian ke manufaktur. Meningkatnya populasi perkotaan dengan uang untuk dibelanjakan pada barang-barang manufaktur menyediakan khalayak yang siap ketika surat kabar berkembang menjadi media komunikasi massa pertama yang didukung iklan.
Pada tahun 1910 Amerika Serikat telah menjadi masyarakat industri: Manufaktur telah melampaui pekerjaan pertanian untuk pertama kalinya. Industrialisasi juga mendorong penyebaran literasi untuk memenuhi tuntutan pekerjaan yang lebih kompleks dan tuntutan perkotaan kehidupan. Segera, metode industri produksi massal diterapkan untuk mempercepat proses pencetakan surat kabar dan majalah dan untuk menciptakan teknologi komunikasi yang lebih baru untuk penduduk perkotaan. Film, radio, dan televisi, serta surat kabar dan majalah, adalah media karakteristik masyarakat industri.

3.      Masyarakat Informasi

Saat ini, kita hidup dalam masyarakat informasi — ekonomi kita terutama bergantung pada produksi dan konsumsi informasi. Ketika Amerika Serikat masih merupakan masyarakat agraris, hanya sekitar 10 persen penduduk yang dipekerjakan sebagai pekerja informasi. Titik di mana pekerjaan informasi mulai mendominasi tenaga kerja menandai transisi ke masyarakat informasi. Transisi ini terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1960, tetapi sejauh ini relatif sedikit negara lain yang melakukan transisi. Saat ini, proporsi pekerja informasi telah mencapai titik tertinggi pada sekitar setengah dari angkatan kerja. Karena media mencerminkan masyarakat yang menelurkannya, tidak mengherankan jika alat dominan dalam masyarakat informasi adalah alat yang membantu menciptakan, menyimpan, dan memproses informasi seperti komputer.

Internet dan e-book seperti Amazon's Kindle akhirnya mulai populer. Film. Di Hollywood, pergerakan komputer dimulai dengan efek khusus untuk Star Wars pada tahun 1974. Sekarang sebagian besar pengeditan film dilakukan di komputer dan kamera digital 35-mm digunakan secara luas. Film hit yang dihasilkan komputer, dimulai dengan Cerita mainan pada tahun 1995, menjadi hal yang biasa. Sistem suara bioskop adalah digital, dan sistem Proyeksi Cahaya Digital (DLP) terbaru menggunakan teknologi digital untuk memproyeksikan gambar juga. Avatar mendorong film digital ke dimensi ketiga. Di rumah, cakram video digital definisi tinggi Blu-ray membuat video rumah serba digital dari studio ke konsumen.
Video game. Video game sudah digital sejak awal. Pertama kali dikembangkan di komputer pada tahun 1962, mereka pindah ke arcade dan konsol rumah pada tahun 1971–1972, dan kemudian ke personal komputer dan perangkat genggam. Konsol video game terbaru menampilkan grafik berkualitas tinggi yang mungkin patut dipertimbangkan interaktif film.

D. Peranan Teknologi Dalam Masyarakat 

1. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Pendidikan (e-education)
Teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain berperan dalam memudahkan pengurusan administrasi akademik, pendaftaran, maupun proses belajar mengajar. Komunikasi sebagai media pendidikan dapat dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, computer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dengan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dapat dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Salah satu pernanan TIK dalam dunia pendidikan saat ini adalah dengan munculnya E-learning. Dengan e-Learning memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. E-learning merupakan dasar dari perkembangan  teknologi informasi dan komunikasi. Jika dilihat berdasarkan jenis kegiatannya, maka TIK dapat bermanfaat untuk:
  - Penelitian
  - Perpustakaan Online 
  - Sarana Belajar Interaktif
  - Akses Informasi Akademik secara Online 


2. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Kesehatan

TIK dapat digunakan untuk membuat rekam medis pasien. Rekam medis adalah penggunaan data base untuk menghimpun berbagai data klinis pasien sehingga para tenaga medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien yang dating ke rumah sakit. Selain itu, TIK dalam hal ini komputer dapat digunakan untuk membantu berbagai proses pemeriksaan dan pengobatan di rumah sakit, misalnyaUSG(Ultrasonografi), CT Scan (Computed tomography scan), dan membantu dalam proses operasi.


3. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Kepolisian

Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK dapat masuk kedalam segala bidang termasuk Kepolisian. Kepolisian mengunakan teknologi informasi untuk melakukan berbagai aktifitas. Contoh yang umum adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk pembuatan SIM. Contoh penerapan teknologi informasi tersebut meliputi penggunakan komputer, kamera digita, perekam sidik jari, dan pencetak kartu SIM. Dengan penerapan teknlogi ini makah diharapkan layanan pembuatan SIM dapat diselesaikan lebih cepat. Teknologi pemampatan gambar memungkinkan penyimpan sidik jari secara elektronis dengan ukuran yang sangat kecil sehingga tidak terlalu meyita ruang penyimpanan, Sementara itu, teknologi pencocokan pola dapat digunakan untuk memudahkan pencarian sidik jadi yang tersimpan dalam basis data. Tenologi pengenalan wajah dapat digunakan untuk mengenali wajah para pelaku tindakan kriminal. Teknologi tersebut umumnya menyimpan suatu basis data ayng terdiri atas sktesa wajah atau foto-foto para pelaku. Sebagai contoh. Departemen Kepolisian di California dapat melacak para tersangka dengan cara mencocokkan foto-foto tersangka dengan basis data yang ada. 4. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Industri Dalam bidang industri, komputer digunakan pada proses perencanaan sebuah produk baru melalui program desain, seperti Computer Aided Design (CAD). Gunanya, agar produk yang diinginkan dapat dirancang secara cepat, mudah, dan memiliki ketepatan tinggi. Sebagai contoh, untuk menggambar bentuk desain mobil dibutuhkan waktu yang lama dan relatif sulit apabila dilakukan secara manual. Akan tetapi, dengan program CAD (misalnya, AutoCad) semua itu dapat teratasi. Bahkan, program ini dapat menggambarkan bentuk nyata sebuah desain mobil dilihat dari berbagai sudut (3 dimensi).

Pada tahap produksi, digunakan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan program Computer Numerical Control (CNC) dan Computer Aided Manufacture (CAM). Bahkan, ujicoba ketahanan kendaraan dapat dilakukan dan disimulasikan dengan komputcr.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa peran TIK dalam bidang industri dan manufaktur sangat besar, di antaranya adalah sebagai berikut. a.Sebagai alat bantu untuk merancang produk baru secara cepat, mudah, dan tepat (akurat). b. Proses produksi dapat dilakukan dengan sesedikit mungkin tenaga manusia sehingga mengurangi resiko fisik yang dapat dialami oleh manusia. 

5. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Perbankan

Saat ini sudah diterapkan transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan istilah Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan dengan internet banking ini antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, informasi rekening, dan layanan nasabah. Selain Internet Banking  ada pula M-Banking (Mobile Banking) yaitu transaksi perbankan yang dilakuakan dengan telepon seluler, sehingga nasabah yang sering berpergian jauh dapat mengelola keuangan pribadi serta beragam kebutuhan perbankan dimana saja. Di bidang perbankan, para nasabah juga sudah banyak yang beralih menggunakan ATM (Automatic Teller Machine) ketika akan melakukan transaksi tarik tunai, selain itu nasabah juga dapat menggunakan ATM untuk mengecek saldo, transfer uang, pembayaran tagihan telepon, listrik dan air serta melakukan pengisian pulsa telepon. Nasabah juga dapat mengecek saldo rekeningnya dengan hanya menggunakan telephone (phone banking) atau SMS banking, dan penggunaan Internet banking untuk melakukan transaksi yang diinginkan (cek saldo, transfer uang maupun pembayaran tagihan) 

6. Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang Hiburan (Entertainment)
Dalam bidang entertainment atau hiburan saat ini berkembang dengan cepat. Peralatan TIK dapat digunakan untuk memadukan music, mengolah gambar, dan membuat film. Sehingga saat ini kita dapat mendapatkan berbagai macam hiburan dengan cepat dan mudah. Hiburan ini dapat dinikmati melalui berbagai media seperti radio, televisi, majalah, dan internet. Kesimpulan
Teknologi informasi memudahkan manusia untuk membuat, memodifikasi, menyimpan dan menyebarluaskan informasi kemanapun dengan mudahnya. Perkembangan teknologi informasi tidak akan berakhir selama peradaban manusia masih ada.
Peran teknologi di sekitar kita yaitu membantu kita dalam berbagai bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, keamanan, perbankan, industri dan hiburan. Teknologi memudahkan kita mengakses informasi dalam internet dengan mudahnya bahkan sampai sekarang ini dapat melakukan pembelajaran dengan jarak jauh karena adanya teknologi dimanapun kita berada.



Sumber :

Nuryanto, Hery. 2012. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta. PT. Balai Pustaka.
Straubhaar, Larose, Davenport. 2012. Media Now : Understanding, Media, Culture and Technology. Wadsworth Cengage Learning.
https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/09/pengertian-teknologi-informasi-menurut-para-ahli-tujuan-fungsi-manfaat-komponen-contoh.htm
https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-teknologi-informasi/
https://pakarkomunikasi.com/sejarah-teknologi-informasi
https://pakarkomunikasi.com/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi
https://qorryival.wordpress.com/2014/12/18/peranan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-dalam-berbagai-bidang/
http://commscience166a.blogspot.com/2012/09/perkembangan-teknologi-tahun-1900-1930_24.html
https://www.baktikominfo.id/en/informasi/pengetahuan/peranan_teknologi_informasi_dan_komunikasi_di_bidang_pendidikan-681


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Ilmu Budaya Dasar